Cara 2 Orang Ber-Aksi Mencuri Data Bansos Warga AS Hingga MencairkanNya!


Kedua Orang Dengan Inisial SFR Dan MZMSBP Mencuri Data Bansos Masyarakat Amerika Serikat Melalui Situs Tiruan Dengan Cara Menyebarkannya Melalui SMS Dan Mereka Bekerja Sama Dengan Salah Satu Orang Asal India Berinisial S.

Disini, Saya Akan Membahas Bagaimankah Kedua Scammers Ini Beraksi Sampai Mencairkan Hasil Dari Data Yang Didapat.

Sebelum Lanjut, Perlu Diketahui Untuk Yang Berinisial SFR Dalam Kasus Ini Berperan Sebagai Penyebar Scampage Dan Untuk Yang Berinisial MZMSBP PeranNya Adalah Pembuat Scampage.

Okay, Simak Berikut Ini!

Bagaimana Situs Tiruan Menjebak Masyarakat Amerika Serikat?

Jadi Pelaku Dengan Inisial MZMSBP Membuat Situs Tiruan Yang Menyerupai Situs Resmi Bansos Amerika Serikat Sehingga Sebagian Masyarakat Amerika Serikat Akan Sulit Membedakan Yang Mana Situs Resmi Dan Yang Mana Situs Palsu.

Hal Ini Tentu Bisa Dengan Mudah Menjebak Masyarakat Yang Awam Untuk Mengisikan DataNya Ke Situs Palsu Lalu DataNya Digunakan Kedua Pelaku Ini.

Bagaimana Pelaku Menyebarkan Situs Tiruan Tersebut?

Jadi Pelaku Yang Berinisial SFR Yang Mana Berperan Sebagai Penyebar Situs Tersebut Menggunakan Software Bernama SMS Blast Sebagai Alat Bantu Untuk Menyebarkan Situs Tiruan Tersebut.

Software SMS Blast Sendiri Merupakan Software Yang Mampu Mengirimkan Pesan Singkat Kepada Banyak Orang Dalam Waktu Yang Singkat Dan Bersamaan. 

Strategi Pelaku Menjebak Masyarakat Amerika Serikat

Strategi SMS Yang Dilakukan Pelaku Berinisial SFR Adalah Mengisikan Pesan Teks Dan Mengirimkan Kepada Masyarakat Amerika Serikat Yang Membuat Mereka Terjebak.

Kurang Lebih Isi Dari Pesan Teks Tersebut Adalah :

Selamat! Anda Berhak Untuk Mencairkan Dana Bansos Dan Mohon Untuk Segera MelakukanNya Sebelum Ada Deadline. Silahkan Kunjungi Situs Resmi Berikut https://prakerja.vip

Dan Dari Situlah Kedua Pelaku Mendapatkan Data Masyarakat-Masyarakat Amerika Serikat. Dari Antara 20jt SMS Yang Dikirimkan Menggunakan SMS Blast, Ada Sekitar 30rb Masyarakat AS Yang Tertipu.

Bagaimana Pelaku Mencairkan Dana Bansos Menggunakan Data Curian?

Jadi Data Yang Didapat Oleh Kedua Pelaku Ini SebenarNya Bukan Digunakan Untuk Keuntungan Sendiri Melainkan Mereka Menjual Data Tersebut Kepada Salah Satu WN India Berinisial S

Setiap 1 Data Warga AS Yang Didapat Kedua Pelaku Ini Dijual Seharga 100 Dolar Atau Sekitar 1,4Juta Rupiah Ke Tersangka WN India Berinisial S Dalam Bentuk Mata Uang Krypto Bitcoin.

Ngomong-Ngomong Setiap Data Yang Berhasil Dicairkan Ke Situs Dana Bansos Resmi Amerika Serikat Adalah $2000 Dolar Atau Sekitar 29 Juta Rupiah.

Perangkat Yang Digunakan Kedua Pelaku

Untuk Perangkat Yang Digunakan Kedua Pelaku Ini Hanyalah Hp Dan Laptop. Kurang Lebih Mereka Hanya Memerlukan Laptop Untuk Mengatur Situs TiruanNya Juga Untuk Menjalankan Software Bernama SMS Blast Dan Menggunakan HP Untuk Berkomunikasi Dengan Tersangka WN India Berinisial S Menggunakan Aplikasi WhatsApp Dan Telegram.

Identitas Kedua Pelaku

Untuk Mengetahui Identitas Kedua Pelaku, Silahkan Baca Artikel Berikut Ini :

#PENUTUP

Sebagai Penutup, Saya Berharap Agar Kalian Bisa Membedakan Yang Mana Situs Asli Dan Tiruan Karena Di Indonesia Juga Sangat Banyak Situs Tiruan Yang Bisa Menjebak. ContohNya Situs Kuota Gratis Yang Mengatasnamakan Pemerintah. Dan Semoga Dengan Adanya Kasus Ini Saya Berharap Agar Scammers Tidak Ada Lagi :)

Baca Juga 2 Hacker Bobol Bansos Amerika Serikat 60Jt Dolar? ITU HOAX!

Semoga Bermanfaat

Terima Kasih.

Prinsley