2 Hacker Bobol Bansos Amerika Serikat 60Jt Dolar? ITU CLICKBAIT!


Jika Kalian Melihat Berita Tentang 2 Hacker Asal Indonesia Yang Membobol Situs Dana Bansos Amerika Serikat, Kalian Akan Mendapatkan Informasi Berupa 2 Hacker Indonesia Mendapatkan 60jt Dolar AS Karena Berhasil Meretas Situs Resmi Bansos Amerika Serikat Atau Meretas Data Bansos Amerika Serikat.

Dan Disini Saya Akan Meluruskan Hal Yang Sebenarnya Terjadi Dan Hal Apa Saja Yang Tidak Benar Tentang Berita Kasus Ini!

Kebanyakan Masyarakat Awam Yang Tidak Menonton PemberitaanNya Secara Jelas, Mungkin Akan Menyimpulkan Kurang Lebih Seperti Berikut :

"Ada 2 Hacker Indonesia Membobol Situs Dana Bansos Resmi Amerika Serikat Dan Meraih Keuntungan Sebesar 60jt Dolar Atau Sekitaran 870 Miliyar"

Jika Anda Menyimpulkan Kurang Lebih Seperti Itu, Maka Kemungkinan Anda Salah Memahami Berita Yang Ada.

Yang Sebenarnya Adalah 2 Orang Ini Bukanlah Hacker Karena Sama Sekali Tidak Membobol Situs Dana Bansos Amerika Serikat Dan Hasil Yang Didapatkan Bukanlah 60jt Dolar! Lalu Kedua Orang Tersebut Lebih Pantas Disebut Penipu Online... Mengapa Demikian?

Simak Berikut Ini!

Benarkah Mereka Membobol Situs Bansos Amerika Serikat?

Memang Kebanyakan Dari Berita Yang Ada Di YouTube Mengatakan Kalau Kedua Pelaku Ini Membobol Situs Resmi Dana Bansos Amerika Serikat. Tapi Itu Keliru!

Yang Sebenarnya Terjadi Adalah Kedua Orang Ini Bukan Membobol Situs Dana Bansos AS Melainkan Hanya Membuat Situs Tiruan Yang Menyerupai Situs Resmi Bansos AS Dan Menyebarkan Situs Yang Mereka Buat Ke Masyarakat Amerika Serikat Melalui SMS.

Membobol Situs Resmi Dan Membuat Situs Tiruan, Ibarat Langit Dan Bumi. Jangan Pernah Kalian Samakan Kedua Hal Tersebut.

Benarkah Kedua Pelaku Mendapatkan Total 60jt Dolar Atau Sekitar 870 Miliyar?

Di Beberapa Berita Indonesia Menjelaskan Kalau Kedua Orang Ini Berhasil Mendapatkan Sekitar 60jt Dolar Dan Itu Masuk Ke Rekening Mereka. 

Tapi Yang Sebenarnya Kedua Pelaku Ini Dapatkan Bukanlah 60jt Dolar Atau Sekitar 870 Miliyar Melainkan Hanya Mendapatkan Keuntungan Kurang Lebih Sebesar 34rb Dolar Saja Atau Sekitaran 480juta.

Andai Kalian Memerhatikan Beberapa Artikel Yang Beredar, Termasuk Yang Dirilis Di Situs Resmi Polres Mojokerto, Disitu Dijelaskan Bahwa Total Keuntungan Yang Didapat Dari Kedua Orang Ini Adalah Sekitaran 480 Juta. Keuntungan Yang Didapat Sudah Jelas Sangat Jauh Jika Dibandingkan Dengan 60 Juta Dolar Atau Sekitar 870 Miliyar.

Pantaskah Kedua Pelaku Ini Disebut Hacker?

Lagi-Lagi Kebanyakan Berita Yang Membahas Kasus Ini Dan Menuliskan Judul Berita Tersebut Kurang Lebih 2 Hacker Indonesia Membobol Situs Bansos Amerika Serikat 60jt Dolar.

Tapi Kedua Pelaku Ini Tidak Pantas Disebut Hacker Melainkan Lebih Cocok Disebut Penipu Online Atau Scammers, Karena Mereka Sama Sekali Tidak Membobol Situs ResmiNya, Melainkan Hanya Membuat Situs Tiruan Yang Menyerupai Situs ResmiNya.

Ibaratkan Akun Instagram Ronaldo Lalu Kalian Membuat Akun Instagram Tiruan Yang Menyerupai Akun Instagram Asli Dari Ronaldo Dan Menggunakan Akun Tersebut Untuk Menipu Orang Lain, Apakah Kalian Sudah Bisa Disebut Hacker? Tentu Saja Tidak :D

Bagaimanakah Kedua Pelaku Ini Melakukan AksiNya?

Baca Artikel Berikut Ini :

Cara 2 Orang Ber-Aksi Mencuri Data Bansos Warga Amerika Serikat Hingga MencairkanNya!

#PENUTUP

Sebagai Penutup, Saya Hanya Ingin Memberi Tau Untuk Mencari Kebenaran Dari Berita Yang Terjadi Barulah Kalian MenyimpulkanNya Karena Tidak Semua Berita Resmi Yang Ada Menjelaskan Hal Yang SebenarNya Terjadi :)


Terima Kasih

Prinsley